Tampilkan postingan dengan label Wisata. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Wisata. Tampilkan semua postingan

Rabu, 13 Januari 2016

Bali memiliki daya tarik wisata yang luar biasa. Ada banyak pilihan wisata yang dapat anda coba di pulau dewata ini, mulai dari wisata pantai, budaya, alam, dan lain-lain. Kali ini saya akan membahas tentang Lokasi Wisata Air Pantai Terbaik di Bali. berikut ulasannya:

Lumba-lumba Pantai Lovina
Lumba-lumba Pantai Lovina
1. Pantai Lovina
Saat anda di bali, lokasi yang tepat untuk bermain olah raga air adalah Pantai Lovina. Wisata Air Pantai Lovina Bali memang tergolong lengkap ditunjang dengan lumba-lumba yang semakin membuat wisatawan berdecak kagum. Anda juga bisa bermain snorkling di Pantai Lovina yang memiliki spesies ikan yang bervariasi. Ombak pada pantai ini relatif tenang sehingga sangat aman bahkan untuk pemula.

2. Pantai Pemuteran
Berbeda dengan pantai lovina, jika anda ingin spot snorkling yang lebih menantang dapat mengunjungi spot Pemuteran. Lokasi Wisata Air Pantai Terbaik di Bali yang satu ini unik karena memiliki terumbu karang yang dangkal sehingga memudahkan wisatawan untuk melihat berbagai macam ikan. Akan tetapi, arus laut pada daerah ini lumayan kuat sehingga harus memiliki pengalaman dan keseimbangan. Daerah ini pernah mengalami kerusakan terumbu karang karena bom ikan. Akan tetapi pada tahun 2002 pemerintah menanamkan 60 terumbu karang untuk memperbaiki keadaan biota laut yang indah ini.

Snorkling Pemuteran
Snorkling Pemuteran


3. Pulau Menjangan
Pulau menjangan adalah daerah konservasi bali barat. Pulau ini dikelilingi oleh pasir putih yang berkilau-kilau bak permata. Terumbu karang sekitar pulau menjangan masih alami dan menawan bagi siapapun yang melihatnya. Diving pada lokasi ini dilakukan pada kedalaman 20-30 meter. Air laut yang jernih dan tenang dengan banyak spesies ikan yang berenang membuat lokasi ini menjadi salah satu yang terbaik di Bali.

Jika anda berencana untuk diving di area ini, waktu terbaik adalah antara bula April-November.
Selain menyelam dan snorkling, anda juga dapat melakukan aktivitas lain seperti berjalan-jalan ke pura bali. Pura yang terdapat di pulau ini adalah Pura Taman Pingit Klenting Sari, Pesraman Agung Kebo Iwa, Pagoda Agung Dewi Kwan Im, Pendopo Agung Dalem Lingsir Gajah Mada, Puncak Penataran Agung Pingit Klenting Sari, Ida Betara Dalem Lingsir.

4. Tanjung Benoa
Di tanjung benoa anda bisa bermain parasailing, flying fish, jet skiing, water jetpack, dan lain-lain. Parasailing adalah anda akan menggunakan parasut kemudian ditarik oleh kapal sehingga akan serasa seperti terbang di atas pantai yang membiru di siang hari. Ingin sesuatu yang lebh menantang, cobalah flying fish. Flting fish adalah seperti kapal karet yang berbentuk pipih seperti layang-layang. Saat kapal karet ditarik oleh kapal cepat, sontak kapal karet akan terbang seperti ikan terbang. Anda yang menaiki akan diombang ambingkan di angkasa laut tanjung benoa.

Water Sport Tanjung Benoa
Water Sport Tanjung Benoa
Pilihan lain adalah jet skiing. Jet skiing adalah mengendarai kapal kecil cepat yang pengoperasiannya seperti sepeda motor. Anda hanya perlu duduk dan menarik tuas gas dan rem.

Rabu, 03 Desember 2014

Tidak terasa sudah 3 hari saya berada di Thai Diamond Land, Kaeng Krachan. Saya akan merindukan momen sejuknya suasana dan lucunya anjing terlatih itu “whitte” dan “brownie”. Nama itu kami berikan karena mereka berwarna putih bersih dan coklat. Kami akan kembali menuju kota Bangkok dengan segala keramainannya. Bagaimanapun itu, live must go on bradaa,,,. Pengen tau lanjutan keseruan dari cerita Pesona Wisata dan Kebudayaan Thailand Jilid 3, tancap mang

Kaeng Krachan National Park
Sebelum saya benar-benar meninggalkan Kaeng Kracahan, saya bersama rombongan mengunjungi Kaeng Krachan National Park. Taman nasional ini adalah salah satu yang terbesar di Thailand. Saya mengunjungi destinasi ini secara singkat. Saya melihat-lihat dari daerah dataran tinggi dimana depan saya merupakan basin yang sangat luas dimana flora faunanya dilindungi oleh pemerintah Thailand.

Kaeng Krachan Thailand
Kaeng Krachan Thailand


Dalam basin yang luas saya dapat melihat secara 360 derajat. Waww, sunggung mengagumkan melihat pegunungan, ngarai, sungai yang membelah serta hewan yang sedang beraktivitas di bawah sana. Di sini terdapat pula danau yang saya perkirakan merupakan hasil aktivitas tektonik. Hal tersebut ditunjukan dari lapisan batuan di tepi danau yang miring.

Heritage Hotel
Welcome back to Bangkok. Setelah perjalanan jauh saya kembali ke kota Bangkok dengan selamat. Kami langsung check in di Heritage Hotel Silom, berseberangan dengan hotel sebelumnya I-Residence. Hotel ini juga tidak kalah nyaman, dengan minibar di lantai dasar kami dapat menikmati sarapan dan sekedar minum-minum. Saya sempat mencoba kolam renang di lantai atas hotel ini. Weheyyy, berenang di ketinggian sambil melihat orang berlalu-lalang cukup mengesankan. Gedung-gedung yang lebih tinggi dapat kita lihat lebih dekat, dihiasi jalur BTS yang melintas di udara kota Bangkok. Di lantai atas tidak hanya terdapat kolam renang tetapi juga terdapat minigym. Bagi anda yang ingin menjaga kebugaran boleh mencoba fasilitas yang satu ini. 

Chatuchak
Sorenya saya memutuskan untuk mengunjungi beberapa destinasi yang belum saya coba di Bangkok. Saya melaju menggunakan BTS menuju pasar Chatuchak, sebuah pasar tradisional Thailand yang menjual berbagai macam souvenir. Banyak sekali pilihan dan banyak pula pedagang yang menjajakan jualannya. Latihlah kemampuanmu untuk menawar harga agar mendapatkan harga terbaik. Saya semacam es lilin yang unik, yaitu lubang memanjang diisi dengan cairan untuk kemudian membeku dan ditusuk dengan lidi. Saya juga mencoba jajanan jalanan Thailand, berupa teh thailand, cumi dan beberapa gorengan. Hmmmm, the taste of Thai. Saya juga mengunjungi mall di Bangkok. Tak berbeda jauh dengan mall yang ada di Indonesia, sentuhan modern membuat mall di bangkok menjadi terlihat mewah. 

Pasar Chatuchak Thailand
Pasar Chatuchak Thailand

Tomyum Usman
Laparrrr, sudah seharian berjalan-jalan membuat perut saya meraung meminta asupan gizi. Saya mendapat rekomendasi dari teman tentang Tomyum Usman yang halal. Memang jaraknya agak jauh tetapi kapan lagi saya akan ke sana, tanpa buang waktu saya melaju membelah Bangkok menuju alamat yang diberikan teman saya. Sukumvit, Soi 22, hanya itu yang saya ketahui tentang lokasi Tomyum Usman. Sukumvit itu adalah nama jalan, sedangkai Soi berarti gang. Setelah sampai di terminal BTS Sukumvit kami berjalan mencari gang nomer 22. 

Usman Thai Food
Usman Thai Food
Setelah berjalan kurang lebih 30 menit dengan perut lapat dan hampir putus asa akhirnya kami sampai di lokasi. Ohhhh, Usmannn, kami laparrrr. Sesampainya di kedai yang cukup mungil, kami memesan beberapa menu sambil berbincang dengan pemilik kedai. Pak Usman adalah orang Malaysia yang sudah lama tinggal di Thailand. Dia mampu berbahasa Indonesia dengan mudah sehingga pembicaraan kami menjadi lancar dan lepas.

Kedai ini tidak hanya menjual makanan, tetapi juga souvenir berupa bumbu tomyum dan teh thailand sachet. Saya membelinya sebagai oleh-oleh, siapa tahu saya kangen masakan Thailand saat sudah sampai di Indonesia.
Thailand adalah negara kerajaan yang dipimpin oleh seorang raja. Di semua uang baht kamu akan menemukan gambar raja, begitu pula di berbagai sudut kota. Foto raja dengan permaisurinya dipajang megah dengan taman yang kecilnya. Sosok raja sangat dihormati oleh masyarakat Thailand. Keren sih, jadi ketahuan kalo ada di thailand, selain tulisan super kritingnya, hehehe. Ini dia cerita Pesona Wisata dan Kebudayaan Thailand Jilid 2

Foto Raja Thailand
Foto Raja Thailand

Pharmacy Art and Counterfeit Goods Museum
Hari ketiga saya di Thailand saya mengunjungi museum seni di Bangkok, tepatnya di Mall Tokyu. Pameran seni bertemakan obat-obatan dan barang tiruan. Terdapat banyak lukisan yang mengisahkan bahaya obat secara berlebihan. Ada pula pameran baju dan asesoris yang orisinil dengan tiruannya. Anda dapat mengaksesnya menggunakan BTS. Bangunan ini mempunyai bentuk melingkar dengan jalan menanjak di pinggirnya, seperti jalan di pegunungan. Bagi anda yang tidak ingin berjalan, terdapat pula fasilitas lift. Di gedung ini terdapat banyak pameran karya seni, mulai dari lukisan, video, dan patung. Sumber karya seni ini bermacam-macam, dan saya menemukan beberapa karya seni dibuat oleh seniman Indonesia.



Cuaca Bangkok cukup panas terik. Maka siapkanlah krim tabir surya agar kulitmu tidak terbakar. Makanan mereka agak berbeda dengan rasa makanan Indonesia, tetapi nikmatilah, karena nanti saat kembali ke tanah air kamu akan merindukan anehnya makanan Thailand.
Hari ketiga tidak banyak tempat wisata yang saya kunjungi, tetapi hanya terbatas berputar-putar di kota Bangkok. Hal ini membuat saya paham nama-nama lokasi yang sebelumnya asing.

Menuju Kaeng Krachan
Hari keempat saya checkout dari I-Resicence untuk menuju Kaeng Krachan. Perjalanan memakan waktu hingga 3 jam menggunakan bus. Bersama rombongan kami berbondong-bondong menaiki bus pariwisata tingkat dan memenuhinya dengan koper. Kami akan berada di Kaeng Krachan selama tiga hari.

Pantai Asing
Dalam perjalanan menuju Kaeng Krachan bus berhenti di seberang pantai yang tak kami ketahui namanya. Pantainya cukup unik, jalan beraspal memanjang sejajar dengan bibir pantai yang berjarak hanya 20 meter. Kami beristirahat sebentar dengan bermain-main di pantai untuk kemudian melanjutkan perjalanan menuju tempat wisata Rumah Tanah.

Pantai Asing Thailand
Pantai Asing Thailand

Rumah Tanah
Iya, rumah di daerah ini dibuat dari tanah liat yang dikeraskan. Mula-mula, tanah liat basah dicampur dengan kulit padi, diolah, dan dikeringkan di bawah terik matahari.
Setelah kering, batu-bata tanah ini digunakan untuk membangun rumah. Kemudian, rumah akan dihaluskan dengan tanah liat pula, mungkin dengan racikan-racikan tertentu. Dinding-dinding rumah tanah ini dihiasi dengan berbagai ornamen gambar yang fantastik.

Rumah dari Tanah Thailand
Rumah dari Tanah Thailand

Daerah tersebut saya perkirakan adalah daerah kering yang jarang terjadi hujan. Saya dapat mengatakan seperti ini karena hawa udara yang kering, tanah-tanah yang kering dan tandus, dan banyak ditemukan pohon jati. Bisa dibayangkan jika rumah tanah dibangun di daerah yang sering hujan, maka rumah tanah akan mudah tererosi dan rusak oleh air hujan. Walaupun seperti itu, penataan ruang tempat wisata ini bagus sehingga dapat dibuat bungalo-bungalo dengan taman kecil yang akan mendinginkan suasana terik di siang hari.

Peace Garden
Setelah selesai menikmati suasana di rumah tanah kami melaju “Peace Garden” di Kaeng Krachan. Taman ini meliputi daerah tandus di pegunungan. Kita akan melakukan penanaman pohon agar daerah ini tidak lagi tandus. Suasana di taman ini mirip dengan suasana di pegunungan tinggi Indonesia, misalkan di pegunungan serayu. Di taman ini kita akan menemukan beberapa keramik yang ditanam bertuliskan kata-kata bijak. Mungkin ada puluhan keramik yang tersebar di peace garden ini.

Peace Garden Thailand
Peace Garden Thailand


Thai Diamond Land
Seusai berpanas-panas ria di peace garden kami menuju resort Thai Diamond Land di Kaeng Krachan. Desain resort ini sangat asri dengan danau besar yang berada di tengahnya. Rumah-rumah kecil lengkap dengan kamar mandinya berada tersebar di seberang danau dengan pohon besar di kiri dan kanannya. Kami akan menginap di sini selama 3 malam. Pengelola resort menyediakan mobil seperti mobil golf untuk mengangkut pengunjung dan barangnya ke resort yang tersebar letaknya. Setiap makan kita harus menuju gedung utama di sebelah danau. Meja makan diletakkan di seberang danau secara berjajar. Rasanya sungguh nikmat menyantap makanan bersama teman di seberang danau besar. Apalagi kadang terdapat anjing resort lucu menyambangi kita dengan jahilnya.

Thai Diamond Land Resort Thailand
Thai Diamond Land Resort Thailand
Pagi hari terasa berkesan saat berjalan melingkari danau ini, ditemani anjing terlatih yang berlari kesana kemari dan kicauan burung yang berhasrat menyambut hari. Resort ini juga menyediakan taman bermain, taman bunga, dan kolam renang. Sungguh fasilitas yang mengagumkan karena ternyata pemilik resort ini adalah salah satu orang terkaya di Thailand. Beliau sempat memberikan petuah kepada kami untuk selalu bekerja keras dan menghargai orang tua kita. 2 hal tersebut adalah kunci utama bagi seseorang yang ingin mencapai kesuksesan.

Selasa, 02 Desember 2014

Haloww, kali ini saya akan bercerita tentang perjalanan saya di Thailand. Perjalanan saya meliputi kota Bangkok dan Kaeng Krachan. Saya berada di Thailand kurang lebih lima hari, buka hanya sekedar berlibur, tetapi juga mengikuti forum internasional. Akan ada beberapa destinasi menarik di Thailand yang saya kunjungi dan juga pengalaman yang tak terlupakan. Siap-siap saya beberkan Pesona Wisata dan Kebudayaan Thailand

Makan di Bandara
Saya sampai di bandara Suvarnabhumi kurang lebih pukul 19:00 waktu setempat. Setelah menahan lapar selama perjalanan maka saya langsung mencari makanan di kantin bandara. Saya mencari-cari makanan yang halal akhinya dapat juga saya temukan. Biasanya warung yang menjual makanan halal akan mencantumkan lambang halal dalam huruf arab. Entah apa yang saya makan tidak peduli, yang penting bisa mengobati laparnya perut, hahaha. Kesan pertama mencicipi makanan Thailand adalah bumbu kari dan daun basilnya sangat kuat. Hampir semua kuliner khas Thailand mempunyai aroma yang serupa.
Makanan Halal Thailand
Makanan Halal Thailand


Narai Hotel
Malam pertama saya menginap di Narai Hotel, Silom. Lobi hotel ini cantik dengan bunga dan taman kecil ditengahnya. Desain hotel mengambil tema 90an di kamar dan lobinya. Uniknya, hotel ini masih menggunakan kunci pintu biasa, sedangkan sudah banyak hotel yang menggunakan kunci kartu. Kasurnya empuk dan nyaman untuk melepas lelah setelah seharian melakukan perjalanan udara.

Narai Hotel Bangkok
Narai Hotel Bangkok

Harga kamar yang kita bayar sudah termasuk biaya untuk sarapan. Saatnya sarapannnn,, saya makan banyak buah-buahan sebelum melalap makanan utama agar stamina tubuh kembali fit dan siap melakukan aktivitas seharian. Siangnya saya melakukan aktivitas penuh di Chulalongkorn University. Univeristas ini meruapakakan universitas terbesar di Thailand. Lokasinya berada di jantung kota Bangkok yang padat. Walaupun seperti itu, luas lahan yang dimiliki mampu dikelola menjadi banyak taman sehingga lingkungan kampus terasa sejuk dan asri. Saya juga sempat berbincang-bincang dengan mahasiswa setempat. Uniknya di Thailand, pelajar dari jenang dasar sampai perguruan tinggi mempunyai seragam yang sama, kemeja putih dan bawahan biru tua. Muka mereka juga tidak jauh dari orang Indonesia, hanya cenderung lebih putih.

Sarapan di Narai Hotel Bangkok
Sarapan di Narai Hotel Bangkok

I-Residence Hotel
Malam selanjutnya saya berpindah ke I-Residence Hotel di daerah Silom juga, ckckckck, berasa banyak duit ya (alhamdulillah dapet akomodasi gratis). Hotel dengan desain modern minimalis ini mendesain interiornya dengan baik dan modern. Saya tidak ingin malam saya di Thailand berlalu dengan hanya tidur, maka saya memutuskan untuk berjalan-jalan ke daerah pasar malam di dekat Silom, tepatnya di Phipat.

Di sini kamu akan menemukan berbagai macam barang dagangan dengan perdagang yang berjejer persis seperti malioboro. Cuma bedanya, di Phipat dijual secara bebas dan vulgar berbagai barang yang berbau seksual. Mulai dari CD porno dengan cover yang porno banget sampai alat bantu seks yang beranega ragam bentuknya, haha. Dan, dan, di gang-gang sempit kamu akan menemukan orang menawarkan pertunjukan Pimpong Show. Awaasss, ini bukan kompetisi bermain tenis meja, melainkan pertunjukan striptis ala Thailandd, ahaiiii.

Setelah puas melihat malioboro ala Thailand dan malam semakin larut maka saya memutuskan untuk kembali ke hotel untuk beristirahat. Jarak ke hotel tidak terlalu jauh, sekitar 20 menit dengan berjalan kaki.
Kali ini saya akan mereview salah satu tempat wisata di kota Batu, Malang, yaitu Wisata di Air Terjun Cobanrondo. Wisata ini terletak di daerah Pujon, Malang, kurang lebih 30 menit dari pusat kota Batu. Jalan menuju tempat ini menanjak dan berkelok-kelok. Di kiri kanan anda akan melihat pemandangan yang asri dan sejuk.

Jalan menuju lokasi ini cukup curam dan berkelok-kelok sehingga anda harus waspada dan fokus. Apalagi saat musim liburan, anda akan berhadapan dengan banyak mobil dan bus pariwisata. Objek wisata ini saya bilang lengkap, sangat berisi dan padat (waduhhhh...). Bagaimana tidak, namanya saja air terjun, tetapi di dalamnya anda akan menemukan taman-taman indah, rafting, paint ball, bahkan labirin yang lagi nge-hits.

Peta Air Terjun Cobanrondo
Peta Air Terjun Cobanrondo


Tiket masuk untuk wisata air terjun adalah IDR 15.000 per orang. Dengan harga tersebut anda akan dimanjakan oleh pemandangan yang menyejukan mata dan hati *hadeeeeehh*. Setelah melewati gerbang retribusi anda masih harus mengendarai kendaraan selama 10 menit hingga sampai di destinasi air terjun.

Air terjun Cobanrondo memiliki tinggi 84 meter pada ketinggian 1.135 mdpal. Suhu rata-rata daerah ini masuk dalam kategori sejuk yaitu 22 derajat celcius. Sumber mata air cobanrondo adalah Cemoro Dudo. Suasana sekitar air terjun sangat sejuk karena angin yang membawa buliran air. Bagi anda yang punya nyali boleh mandi di bawah air terjun dan ditempa oleh air yang jatuh.

Air Terjun Cobanrondo
Air Terjun Cobanrondo


1. Asal Usul
Nama Cobanrondo ternyata mempunyai sejarah. Coban = air terjun, rondo = janda. Untuk lebih lengkapnya baca tulisan ini. Ceritanya lumayan menyayat hati, kaya sinetron-sinetron Indonesia, hehehe



2. Satwa dan Tumbuhan
Suasana cubanrondo semakin menarik karena terdapat monyet dan lutung yang bergelantungan dan duduk-duduk di taman dengan santainya. Monyet dan lutung itu tidak sama, monyet berbulu abu-abu, sedangkan lutung hitam. Perhatiakan barang bawaan anda jangan sampai dicopet oleh satwa jahil yang satu ini.

Taman di cubanrondo dihias dengan berbagai tanaman dan bunga yang semakin memperindah pemandangan. Desidakan pula kursi-kursi taman yang mendukung bagi anda yang sedang pacaran *ciyeee*.

Taman Cobanrondo
Taman Cobanrondo
3. Labirin Cobanrondo

Labirin Cobanrondo
Labirin Cobanrondo

Ini dia yang sekarang lagi ngehits di instagram anak muda. Anda akan serasa bermain jadi bajak laut yang mencari jalan keluar dari gua harta karun. Tentu saja, harta karun yang didapatkan adalah foto kece dan like yang bejibun jumlahnya, maklum, saya juga masih muda.

4. Paket Wisata
Cubanrondo adalah salah satu bentuk pengelolaan tempat wisata yang baik dan terintegrasi. Di sini anda tidak hanya dapat menikmati air terjun, tetapi juga terdapat berbagai paket wisata seperti rafting, paintball, berkuda, sepeda gunung, dan lain-lain. Bagi anda yang ingin bermain outbond juga ada paket dengan banyak pilihan yang menarik dan menyenangkan.

Baca juga: Wisata Petik Apel di Batu, MalangAsiknya Wisata di Jatimpark 1

Jumat, 28 November 2014

Pernah melihat pohon apel?? Ini adalah pertama kalinya saya melihatnya secara langsung. Dan juga bisa langsung memetik dan memakannya. Kali ini saya akan berwisata ke kebun apel di Batu. Wisata Petik Apel di Batu lokasinya tidak terlalu jauh dari pusat kota Batu, akan tetapi harus menaiki shuttle agar sampai di kebun. Jalan yang kecil dan menanjak tidak bisa dilewati bus sehingga angkot menjadi transportasi yang mengantarkan kita ke kebun apel. Jangan khawatir, harga shuttle sudah termasuk dalam tiket IDR 15.000.

Shuttle Petik Apel Batu
Shuttle Petik Apel Batu

Perjalanan menggunakan shuttle kurang lebih 20 menit dengan jalan menanjak dan menurun. Siapkan kamera untuk menangkap momen pemandangan indah di kiri kanan. Kita bebas memakan apel selama di dalam kebun. Petiklah dengan bijaksana, jangan hanya memetik tapi hanya untuk mainan. Jika anda ingin membawa pulang apel maka anda harus membeli seharga apel di pasaran.

Wisata di kebun apel memberikan kesempatan bagi anda yang suka fotografi untuk mendapatkan sisi lain dari apel. Suasana yang sejuk dan apel yang tergantung di atas anda adalah momen yang berkesan bagi anda yang suka bertualang.

Petik Apel Batu
Petik Apel Batu

Saya dan teman saya saat itu tidak hanya memetik apel tetapi juga melakukan outbond untuk semakin mengakrabkan suasana. Saat kami sudah puas memakan apel dan memetik apel untuk dibawa pulang maka kami memutuskan untuk pulang dengan shuttle yang mengantarkan kita. Perjalanan turun tidak semulus yang kita bayangkan. Tiba-tiba ban shuttle kita bocor satu sehingga harus berhenti sejenak untuk mengganti ban. Anehnya adalah teman-temanku malah gembira karena ban shuttle bocor. Kebocoran ban terjadi di belokan dengan pemandangan yang istimewa sehingga tanpa aba-aba kami langsung mengambil beberapa foto, sementara supirnya mengganti ban, sungguh jahattt.

Kebun Apel Batu Malang
Kebun Apel Batu Malang

Apel yang saya bawa pulang ternyata bertahan cukup lama. Usul punya usul bahkan bisa bertahan sampai satu bulan. Saat masih di kebun rasanya tidak senikmat saat sudah berada di rumah, mungkin ini sugesti, atau karena apel sudah lebih matang, entahlahh.

Jika anda tertarik untuk berwisata di Jawa dan Bali dengan nyaman dan terpercaya dapat menghubungi Amerta Edutravel
Kota Batu, Malang kini telah berubah menjadi salah satu kota wisata terbaik di Indonesia. Banyak wisata baru yang sangat bervariasi dan menarik. Wisata Jawa Timur Park 1 adalah salah satu lokasi wisata yang patut anda kunjungi untuk liburan kali ini. Jatimpark 1 terletak di kompleks Jatimpark bersama dengan Jatimpark 2 dan Ecogreen Park di jantung kota Batu. Tiket masuk ke jatimpark 1 adalah IDR 75000. Tiket ini sudah termasuk gratis menaiki sebagian besar wahana di dalamnya.


Waktu yang diperlukan untuk berkeliling di Jawa Timur Park 1 sangat lama karena luasnya dan banyaknya wahana ditawarkan. Usahakan perut anda kenyang saat masuk Jawa Timur Park 1, karena harga makanan di dalam lumayan mahal, hehehe. Anda tidak diperkenankan membawa makanan masuk ke dalam.

Kebanyakan wahana yang terdapat di Jawa Timur Park outdoor/ di luar ruangan sehingga anda harus mengantisipasi hujan dan panas. Walaupun kota Batu mempunyai suhu yang lumayan sejuk, tetapi di siang bolong juga lumayan panasnya. Sebisa mungkin anda menikmatinya di hari yang tidak hujan (mendung-mendung aja sih malah oke, adem jadinya).

Berikut beberapa wahana yang sempat saya coba di Jawa Timur Park 1. Saya tidak mampu menaiki semuanya, hehehe, kebanyakan wahana yang memacu adrenalin bung! Bagi anda anak muda yang ngaku pemberani dan jago, coba naiki wahana di sini satu per satu !!!

1. Pendulum 360
Di Jatimpark 1 kamu akan menemukan banyak wahana yang sangat bervariasi. Saat kamu masuk kamu akan disuguhi berbagai wahana edukasi dan wawasan nusantara. Setelah itu kamu akan menemukan wahana untuk anak-anak dan kolam renang. Setelah melewati kolam renang kamu akan masuk ke dalam area permainan yang ekstrim. Saya langsung mencoba wahana Pendulum 360. Ampunnnn, perut dan kepala terasa dikocok-kocok dengan gerakan memutar dan putaran 360 derajat ke udara. Ekstrimnya adalah pendulum akan berhenti saat berada di titik atas, jadi seolah-olah semua penumpang akan jatuh. Dan satu hal, pantatmu akan tertarik gravitasi sehingga kamu hanya bisa pasrah.
via jatimpark.com
Setelah diputar-putar hampir selama 10 menit, rasanya masih pusing berat. Ekstreeemmm gann, bagi kamu yang gak punya nyali besar jangan sekali-kali mencoba wahana yang satu ini. Beberapa temanku sampai muntah, hahahaha. Aku melanjutkan perjalanan dengan kepala sedikit pusing. Akhirnya saya memutuskan naik wahana Bumblecar. Aku mengira-ngira kok mobil-mobilan ini bisa langsung mati saat dipencet oleh pengendalinya. Mungkin itu pakai magnet atau apalah, tapi yang pasti wahana ini juga tak kalah asyik. Butuh keahlian khusus untuk mengendalikan mobil-mobilan ini. Injak pedal gas dan putarkan setang. Apabila bertabrakan mobil kita akan berhenti walaupun pedal diinjak. Putarlah beberapa kali maka mobil akan melaju kembali.

2. Keraton Hantu
Setelah itu saya diajak teman-teman untuk mencoba wahana Keraton Hantu. Hadehhhh, nyaliku menciut kalo masalah wahana beginian. Tapi biarlah tak coba, hahaha. Jumlah orang maksimal sekali masuk adalah 6. Kurang ajarnya saya malah dipaksa untuk paling depan, sementara cowo-cowo yang sok berani malah ngumpet di belakangku, hadehhhh. Singkat cerita kita sudah masuk, baru saja beberapa meter masuk, kami semua terhenti dan trauma untuk melanjutkan perjalanan setan ini. Cekcok terjadi satu sama lain sampai petugas berteriak,,, “mas-mas, jalan terus mas”. Okelah, kita sepakat akan menyelesaikan wahana ini dengan gagah berani, terutama guweeee. Waktu seakan berhenti dan lorong-lorong gelap pernuh hantu buatan tak ada habisnya. Keringat sudah membasahi bajuku yang terus ditarik-tarik belakangku. Peduli amat sama setan, kita harus segera keluar dari sini. Setelah sekian lama, akhirnya ada cahaya terang dan kami menyongsongnya dengan teriakannn, “Merdekaaaaa”.

3. Kursi Terbang

Wahana selanjutnya yang saya coba adalah kursi terbang dengan rantai. Aku agak lupa namaya tapi wahana yang satu ini cukup berkesan. Kelihatannya saja serem bro, tetapi kalau sudah naik dan muter di atas, yang ada malah ngantuk, hehehe (karena pemandangan kota Batu dari atas terlalu indah dan syahdu). Wahana ini cocok bagi anda buat pacaran karena kursinya pasang-pasangan, hehe, tapi inget, ente lagi di ketinggian puluhan meter, gak usah aneh-aneh (peace!).

4. Volcano Coaster

Yappp, ini wahana terakhir yang saya coba. Taraaa, naik ke coaster dan berjalan di rel naik turun gunungapi. Turunan ekstrem menuruni puncak gunungapi dan masuk ke dalam perutnya. Jeglekkk,, kereta berhenti seketika di sebelah patung pinguin. Kemudian terlintas pertanyaan “ngapain ada pinguin di dalam gunung api??” Tapi coaster melaju kembali dengan cepat menjelajah dalam gunung api yang penuh stalaktit dan stalakmit. Kami harus menunduk karena takut akan terbentur. Inilah pertanyaan kedua, “ini gunungapi ato goa karst”, hadehhhh. Tetapi mengesampingkan segala keanehan desainnya, wahana yang satu ini asyikkk badaiiii.

Keren kan gengs, harga yang kamu bayarkan buat tiket masuk bakal setimpal dengan semua wahana yang kamu coba (plus dapet bonus mual-mual). Sebenarnya masih banyak wahana lain, seperti Kora-kora, Tornado, Bombom Car, Kolam renang, dan berbagai wahana anak-anak.

Di Jatimpark 1 juga ada wahana akuarium ikan dan taman reptil, tetapi saya tidak sempat mengunjunginya, mungkin lain kali yaaaa.

Salam Pro Travelista

Jika anda tertarik untuk berwisata di Jawa dan Bali dengan nyaman dan terpercaya dapat menghubungi Amerta Edutravel

Baca juga: Asyiknya Wisata di Air Terjun Cobanrondo, Malang
Thailand adalah salah satu negara di asia yang banyak menjadi destinasi wisata. Banyak atraksi dan pemandangan yang dapat kita nikmati di negara gajah putih ini. Ibu kota Thailand, Bangkok merupakan destinasi wisata yang lengkap wisatanya. Fasilitas hotel dan transportasi yang mudah akan menjadikan liburan anda semakin menyenangkan. Berikut ulasan saya tentang liburan di Bangkok, Thailand
via bangkok.com
Jika anda ingin berlibur di bangkok, anda dapat turun di bandara Suvarnabhumi. Bandara terbesar di Thailand ini dibuat dengan arsitektur yang megah dan cantik. Setelah sampai di bandara, ada baiknya anda membeli kartu selular lokal sesuai dengan kebutuhan. Bagi anda yang ingin makanan halal juga tersedia di kantin bandara. Memang tidak banyak yang menjual makanan halal di Thailand, dan harganya pun akan lebih mahal.

via suvarnabhumi.com
Jarak bandara ke kota Bangkok lumayan jauh, jadi anda harus menaiki taksi. Apabila anda beliburan secara berkelompok pilihlah taksi dengan mobil besar. Dan jangan lupa menawar harga taksi, karena kadang ada supir taksi yang nakal dalam mematok harga. Ada banyak hotel yang tersedia di bangkok. Pilihlah sesuai dengan anggaran yang dimiliki. Apabila anda ingin harga yang lebih murah pilihlah menginap di hostel para backpacker.

Transportasi di bangkok dangat mudah, anda bisa menggunaan BTS Skytrain yang melingkari kota bangkok. Transportasi masal ini sudah terintegrasi menggunakan kartu khusus. Sebelum anda masuk ke dalam terminal BTS, anda harus membeli tiket melalui mesin otomatis. Jarak akan menentukan harga kartu. Selalu sediakan koin untuk urusan membeli kartu BTS, akan tetapi jika tidak punya receh jangan bingung, akan ada tempat penukaran koin di dekat mesin. Anda juga bisa mencoba transportasi khas Thailand, Tuk-tuk. Tuk-tuk bentuknya seperti becak bermotor dan karena transportasi ini untuk turis maka harganya pun akan lebih mahal. Atau anda juga dapat memilih taksi sebagai transportasi untuk menjelajah kota, tapi ingat sebaiknya menghindari taksi pada jam-jam padat karena anda akan terjebak macet. Anda juga dapat mencoba menjelajah bangkok dengan kereta bawah tanah yang terhubung dengan BTS.

Jumat, 27 Juni 2014

Wisata candi bisa menjadi alternatif bagi anda yang ingin menikmati kehidupan leluruh di masa lampau. Yogyakarta sebagai bagian dari Kerajaan Mataram Kuno di masa lalu memiliki banyak situs sejarah. Selain kita bisa menikmati keindahan arsitektur dan pemandangan sekitar, kita dapat memetik hikmah dari kuat dan jayanya peradaban sebelum kita. Beberapa candi yang sudah terkenal memungut biaya masuk yang mahal. Tetapi ada beberapa candi gratis di Yogyakarta, yaitu:

Candi Ijo
Candi Ijo

1. Candi Ijo
Candi Ijo terletak di Desa Sambirejo, Prambanan, Sleman, Yogyakarta. Candi ini diberi nama Candi Ijo karena terletak di Bukit Ijo. Candi Ijo dibangun sekitar abad ke-9 pada bukit dengan ketinggiannya sekitar 410 m di atas permukaan laut (dpl). Dari candi ini kita dapat menikmati pemandangan yang indah dan sejuk, apalagi saat matahari terbenam.

Kompleks candi terdiri dari 17 struktur bangunan yang terbagi dalam 11 teras berundak. Teras pertama sekaligus halaman menuju pintu masuk merupakan teras berundak yang membujur dari barat ke timur. Bangunan pada teras ke-11 berupa pagar keliling, delapan buah lingga patok, empat bangunan yaitu candi utama, dan tiga candi perwara. Candi Gratis di Yogyakarta ini peletakan bangunan pada tiap teras didasarkan atas kesakralannya. Bangunan pada teras tertinggi adalah yang paling sakral.


2. Candi Sari
Candi Sari
Candi Sari
Candi Sari adalah candi Buddha yang dibangun sekitar abad ke-8 dan ke-9 pada saat zaman Kerajaan Mataram Kuno. Letak Candi Sari dekat dengan Candi Kalasan dan Candi Prambanan, 30 menit perjalanan dari Bandara Adisucipto. Pada bagian atas candi ini terdapat 9 buah stupa seperti yang nampak pada stupa di Candi Borobudur, dan tersusun dalam 3 deretan sejajar. Candi Gratis di Yogyakarta ini beberapa ruangan bertingkat dua berada persis di bawah masing-masing stupa, dan diperkirakan dipakai untuk tempat meditasi bagi para pendeta Buddha (bhiksu). Candi Sari pada masa lampau merupakan suatu Vihara Buddha, dan dipakai sebagai tempat belajar dan berguru bagi para bhiksu.

3. Candi Sambisari


Candi Sambisari
Candi Sambisari
Candi Sambisari terletak Dusun Sambisari, Kelurahan Purwomartani, Kecamatan Kalasan, Sleman, Yogyakarta. Letak candi ini dekat dengan Candi Ijo dan berada di permukiman warga. Anda bisa menjangkau dengan berkendara melewati lintas jalan Yogya-Solo hingga menemukan papan penunjuk menuju candi ini. Selanjutnya, anda tinggal berbelok ke kiri mengikuti alur jalan. Candi Sambisari diperkirakan dibangun antara tahun 812 - 838 M, kemungkinan pada masa pemerintahan Rakai Garung. Candi Gratis di Yogyakarta ini terdiri dari 1 buah candi induk dan 3 buah candi pendamping.

Bangunan candi induk tidak mempunyai alas seperti candi di Jawa lainnya. Kaki candi sekaligus berfungsi sebagai alas sehingga sejajar dengan tanah. Bagian kaki candi dibiarkan polos, tanpa relief atau hiasan apapun. Beragam hiasan yang umumnya berupa simbar baru dijumpai pada bagian tubuh hingga puncak candi bagian luar. Hiasan itu sekilas seperti motif-motif batik.

Selasar selebar 1 meter akan dijumpai setelah melewati anak tangga terakhir pintu masuk candi induk. Anda akan menjumpai 3 relung yang masing-masing berisi sebuah arca. Di sisi utara, terdapat arca Dewi Durga (isteri Dewa Siwa) dengan 8 tangan yang masing-masing menggenggam senjata. Sementara di sisi timur terdapat Arca Ganesha (anak Dewi Durga). Di sisi selatan, terdapat arca Agastya dengan aksamala (tasbih) yang dikalungkan di lehernya.

4. Candi Kalasan
Candi Kalasan
Candi Kalasan
Candi Kalasan atau Candi Kalibening merupakan sebuah candi yang dikategorikan sebagai candi umat Buddha terdapat di desa Kalasan, Kabupaten Sleman, provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Candi ini memiliki 52 stupa dan berada di sisi jalan raya antara Yogyakarta dan Solo serta sekitar 2 km dari candi Prambanan.

Berdasarkan prasasti Kalasan bertarikh 778 yang ditemukan tidak jauh dari candi ini menyebutkan tentang pendirian bangunan suci untuk menghormati Bodhisattva wanita, Tarabhawana dan sebuah vihara untuk para pendeta. Penguasa yang memerintah pembangunan candi ini bernama Maharaja Tejapurnapana Panangkaran (Rakai Panangkaran) dari keluarga Syailendra. Kemudian dengan perbandingan dari manuskrip pada prasasti Kelurak tokoh ini dapat diidentifikasikan dengan Dharanindra atau dengan prasasti Nalanda adalah ayah dari Samaragrawira. Sehingga candi ini dapat menjadi bukti kehadiran Wangsa Syailendra, penguasa Sriwijaya di Sumatera atas Jawa. Dalam Prasasti Kalasan berhuruf Pre Nagari, berbahasa Sanksekerta ini menyebutkan para guru sang raja Tejapurnapana Panangkaran dari keluarga Syailaendra berhasil membujuk raja untuk membuat bangunan suci bagi Dewi Tara beserta biaranya bagi para pendera sebagai hadiah dari Sangha.

5. Candi Banyunibo


Candi Banyunibo
Candi Banyunibo
Candi Banyunibo terletak di Dusun Cepit, Bokoharjo, Prambanan, Sleman, Yogyakarta. Candi Banyunibo (yang berarti air jatuh-menetes dalam bahasa Jawa) adalah candi Buddha yang berada tidak jauh dari Candi Ratu Boko, yaitu di bagian sebelah timur dari Kota Yogyakarta ke arah Kota Wonosari. Candi ini dibangun pada sekitar abad ke-9 pada zaman Kerajaan Mataram Kuno. Pada bagian atas candi ini terdapat sebuah stupa yang merupakan ciri khas agama Buddha.

Bangunan candi ini bernama Candi Banyunibo yang berada tidak jauh dari kompleks Ratu Boko, Candi Barong dan Candi Ijo. Bahkan di sekitar candi ini pun banyak dijumpai situs candi yang berserakan di beberapa dusun sekitarnya. Pada bagian atas candi ini terdapat sebuah stupa yang merupakan ciri khas agama Buddha. Arti nama candi ini yaitu Banyunibo yang berarti air jatuh-menetes (dalam bahasa Jawa) walaupun di candi ini tidak ada tetesan air ataupun sumber air di sekitar candi. Candi Banyunibo termasuk bangunan suci Buddha yang cukup kaya akan hiasan/ornamen. Hampir pada setiap bagian candi diisi oleh bermacam-macam hiasan dan relief, meskipun bagian yang satu dengan yang lain sering ditemukan motif hiasan yang sama.

6. Candi Barong


Candi Barong
Candi Barong
Candi Barong adalah candi bercorak Hindu yang terletak di tenggara Kompleks Ratu Boko, Prambanan, Sleman, tepatnya di atas bukit di Dusun Candisari, Desa Sambirejo, Prambanan, Kabupaten Sleman, Yogyakarta. Candi ini diperkirakan dibangun pada sekitar abad ke-9 dan ke-10, sebagai peninggalan Kerajaan Medang periode Mataram. Candi ini mendapatkan nama 'barong' karena bangunan utama candi memiliki hiasan kala dan makara pada setiap relung seperti umumnya candi di Jawa, yang mirip dengan barong.

Candi Barong terletak di perbukitan Batur Agung pada ketinggian 199 m di atas permukaan laut. Kompleks candi ini memiliki pintu masuk di sebelah barat, lalu mengantar pada lahan berundak tiga. Teras pertama dan kedua sudah tidak ditemukan bangunan candi, meskipun terdapat sisa-sisa lantai atau umpak. Teras kedua merupakan area bukaan yang cukup luas. Sebelum memasuki teras tertinggi terdapat gerbang paduraksa kecil yang mengapit tangga naik. Pada bagian teras tertinggi terdapat dua bangunan candi untuk pemujaan, diperkirakan kepada Dewa Wisnu dan Dewi Sri. Masing-masing candi ini mempunyai ukuran kira-kira 8,18 m × 8,18 m dengan tinggi 9,05 m. Bangunan candi-candi utama ini tidak mempunyai pintu masuk, sehingga upacara pemujaan diperkirakan dilakukan di luar bangunan.

Pemujaan terhadap Wisnu merupakan keistimewaan kompleks candi ini. Umumnya, candi-candi Jawa Tengah memuja Dewa Syiwa atau bersifat Syiwaistis. Selain itu, struktur berundak dengan pusat pemujaan terletak paling timur juga tidak umum bagi candi-candi dari masa Medang, yang biasanya bangunan utamanya berada di pusat kompleks. Hanya Candi Ijo yang memiliki karakteristik sama. Struktur berundak ini dianggap sebagai ekspresi asli Indonesia. Corak sinkretik juga tampak dari pemujaan terhadap Dewi Sri.

Baca juga: Wisata Mainan Tradisional di Kampung DolananHotel dan Penginapan Murah di Yogyakarta 2014

Rabu, 25 Juni 2014

Bagi anda yang sudah bosan dengan wisata yang biasa-biasa saja, ini adalah pilihan yang menarik untuk me-refreshing pikiran yang penat. Rafting di Sungai Elo terbilang aman karena dikelola oleh operator yang profesional serta dilengkapi asuransi resmi. Sungai Elo berada di Kelurahan Mungkid, Magelang, Jawa Tengah.

Medan Berbatu Rafting Elo
Medan Berbatu
1. Wisata Rafting
Rafting di Sungai Elo menggunakan perahu plastik yang sudah disediakan operator. Satu perahu dapat memuat lima orang dengan satu operator yang menjadi navigasi. Biaya yang dibutuhkan cukup terjangkau, mulai dari Rp 150.000 per orang. Sungai Elo berhulu ke Gunung Merbabu, Gunung Telomoyo dan Gunung Ungaran, sehingga tidak dipengaruhi oleh aliran material vulkanik dari Gunung Merapi. Paket wisata arung jeram sungai elo ini tersedia di semua musim, baik musim panas atau hujan. Jeram-jeram yang dimiliki oleh sungai elo adalah jeram-jeram yang mempunyai kelas II sampai dengan III sehingga aman bagi pemula.

Bagi anda yang belum pernah sekalipun melakukan rafting, jangan takut, karena akan ada pengarahan dari operator tentang bagaimana merwisata rafting dengan benar dan aman. Setiap orang juga akan mendapatkan peralatan lengkap, meliputi helm, pelampung, dan dayung. Sungai elo mempunyai jarak 12 kilometer, dengan waktu untuk melakukan wisata arung jeram sekitar 2,5 jam sampai dengan 3 jam.

Medan sungai elo ini sangat bervariasi, mulai dari aliran tenang, menengah, hingga berliku-liku dengan aliran deras berbatu-batu.  Sesekali operator akan membuat manuver yang mengasyikkan, yang akan membuat anda berteriak-teriak keasyikan. Yang pasti, jangan pernah panik dan patuhi semua peraturan dan arahan dari operator. Selamat berwisata.

2. Fasilitas
Dengan harga minimal Rp 150.000, anda akan mendapatkan fasilitas-fasilitas yang sesuai kebutuhan. Dari basecamp rafting, anda akan menaiki minibus bersama rombongan menuju sungai elo. Anda juga berhak atas asuransi jiwa, dan fasilitas keamanan rafting. Selain itu, di pertengahan rute rafting, anda akan berhenti sejenak untuk menikmati sajian kelapa muda dan jajanan tradisional. Saat anda sampai ke garis finis, anda akan diantarkan kembali ke basecamp rafting. Di basecamp ini anda dapat memarkir kendaraan dan menikmati makan karena luas dan banyak restourant.
minibus rafting elo
Minibus
kelapa muda jajaran rafting elo
Kelapa muda dan jajanan
3. Lokasi
Lokasi sungai Elo terletak di Kabupaten Magelang yang beralamat lengkap di desa Pare, Blondo kelurahan Mungkid, jawa tengah. Sungai Elo sangat dekat dengan obyek wisata seperti Candi Mendut dan Candi Borobudur. Untuk jarak tempuh bila anda dari kota Jogjakarta adalah sekitar 40 menit.

Baca juga: Mengapa Anda Perlu Travelling??
Bagi anda yang tidak mempunyai kebun sendiri tetapi ingin merasakan bagaimana memanen berbagai jenis buah, Kebun Buah Mangunan adalah pilihan yang tepat untuk berlibur. Destinasi wisata yang terletak di Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta ini mempunyai banyak jenis pohon buah-buahan sekaligus pemandangan dan suasana sejuk.
Sungai Oyo dari Kebun Buah Mangunan
Sungai Oyo dari Kebun Buah Mangunan

1. Kebun Buah
Kebun Buah Mangunan terletak di ketinggian 1000 meter di atas permukaan laut (dpl) di gugusan pegunungan Imogiri. Saat berada di puncak bukit kita akan melihat pemandangan indah lekukan Sungai Oya dan muara di pantai Parangtritis. Akses menuju bukit tersebut terdapat dua jalur, yaitu motor dan berjalan kaki. Untuk menikmati perjalanan menuju bukit gardu pandang pilihlah jalur bagi pejalan kaki, di jalur ini kita bisa menikmati rute batuan purba yang berserakan pada bukit ini.

Ada beberapa area yang bisa memanjakan para wisatawan, di antaranya kebun durian, kebun rambutan, kebun jambu air, kebun jambu dresoni, kebun jeruk, panorama alam puncak, dan penangkaran rusa. Tidak hanya sekedar memanen buah, Kebun Buah Mangunan juga memberikan wisata edukasi untuk pelatihan budidaya pertanian holtikultura, pelatihan pembuatan pupuk organik, cangkok tanaman, cara bercocok tanam, hingga riset atau penelitian.
Durian Mangunan
Durian

2. Fasilitas
Untuk di area bawah, Kebun Buah Mangunan memiliki fasilitas cukup beragam melakukan kegiatan luar ruang seperti, aula besar (300 orang), aula sedang (100 orang), pendopo (2 tempat), gazebo, joglo, mushola, area kemah (3 tempat) kolam pemancingan (1 tempat), kolam renang anak-anak (2 pool), area outbond, sarana outbond (flying fox, reflying, dll), pondok inap (2 pondok), kamar mandi, parkir luas, kebun aneka buah, peternakan, camping ground 1 Ha dan Arena bermain anak.

Sumadi menjelaskan, ada beberapa area yang bisa memanjakan para wisatawan, di antaranya tiga area perkemahan, kebun durian, kebun rambutan, kebun jambu air, kebun jambu dresoni, kebun jeruk, panorama alam puncak, dan penangkaran rusa.

3. Lokasi
Kebun buah yang terletak di Desa Mangunan, Kecamatan Dlingo, Kabupaten Bantul, Yogyakarta. Kebun Buah Mangunan dapat dicapai dengan menempuh perjalanan sekitar satu jam dari pusat kota Jogja. Jika anda dari Kota bantul sekitar 15 Km dan 35 Km dari pusat Kota Yogyakarta. 

Akses menuju tempat wisata ini cukup mudah, apabila dari kota Yogyakarta, langsung saja menuju Jalan Imogiri Timur (Terminal Bis Giwangan) terus saja ke selatan.  Setelah sampai di Kecamatan Imogiri kemudian mengambil jalur Imogiri – Dlingo (lihat plang petunjuk jalan), sekitar 5 kilometer kemudian akan dijumpai Balai Desa Mangunan, nah di situ ada petunjuk arah menuju ke lokasi Kebun Buah.

Baca juga: Wisata Mainan Tradisional di Kampung DolananWisata Religi di Kompleks Makam Raja Mataram

Selasa, 24 Juni 2014

Kompleks Makam Raja Mataram terletak di Imogiri, Kotagede, Yogyakarta. Daerah Istimewa Yogyakarta memiliki tradisi yang sangat kental terhadap sistem feodalisme. DIY saat ini merupakan daerah istimewa di Indonesia yang rajanya sekaligus menjadi gubernur. Kerajaan Ngayogjakarta bersama Kasultanan Solo merupakan pecahan dari Kerajaan Mataram. Olah karena itulah banyak makam dari raja-raja di masa lalu yang bertempat di DIY dan disakralkan sampai sekarang.

Makam Raja Mataram
A. Kotagede
Kotagede merupakan sebuah kawasan yang terletak sekitar 10 km sebelah selatan Kota Yogyakarta. Dahulu, kawasan Kotagede merupakan pusat pemerintahan Kerajaan Mataram Islam pada pertengahan abad XVI M. Di kawasan ini terdapat kompleks makam raja-raja Mataram, yang menjadi tempat dimakamkannya Panembahan Senapati, raja pertama Mataram Islam. Kompleks 

Makam ini, berada sekitar 50 m sebelah selatan Pasar Gede, Kecamatan Kotagede. Selain terdapat makam Panembahan Senapati, di kompleks pemakaman ini juga terdapat makam keluarga raja lainnya. Di antaranya adalah, Ki Ageng Pemanahan yang merupakan ayah dari Panembahan Senapati, Nyai Ageng Nis dan P. Djoyo Prono yang merupakan eyang dari Panembahan Senapati, Sri Sultan Hamengku Buwono II, dan juga Pangeran Adipati Pakualam I.

B. Struktur Bangunan
Untuk memasuki kompleks makam para raja ini, pengunjung akan melewati empat gapura terlebih dulu. Gapura pertama merupakan bangunan yang berbentuk padaruksa, yakni sebuah bangunan gapura yang memiliki atap penutup, yang menghubungkan kedua sisi bangunan pembatas. Di antara gapura pertama menuju gapura kedua, pengunjung akan melihat Bangsal Duda. Bangsal ini, dipayungi oleh pohon beringin besar dan rindang, yang kerap disebut Waringin Sepuh. Konon, waringin sepuh ini ditanam oleh Kanjeng Sunan Kalijaga, pada saat sebelum Kotagede dibangun.  Daun-daunan dari pohon ini, oleh masyarakat setempat dipercayai memiliki tuah tersendiri. Dua helai daun yang jatuh dalam kondisi terbuka dan tertutup, dipercaya dapat menjadi bekal keselamatan dalam perjalanan.

Melewati gapura kedua, terdapat sebuah tembok yang tingginya sekitar dua meter, dengan jalan di kedua sisinya. Tembok ini menghalangi pandangan pengunjung dari gapura ketiga. Melewati gapura ketiga, pengunjung dapat melihat kompleks Masjid Agung, dimana di sekelilingnya terdapat rumah para abdi dalem. Masjid Agung ini dibangun oleh Sultan Agung, cucu dari Panembahan Senapati. Di sebelah barat Masjid inilah, terdapat sekitar 720 makam keluarga kerajaan Mataram

Baca Juga: Jogart 2014, Wisata Seni YogyakartaWisata Mainan Tradisional di Kampung Dolanan
Bagi anda yang ingin wisata alam sekaligus belajar budaya, desa wisata pentingsari merupakan pilihan yang tepat. Desa wisata Pentingsari berada di Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta.

A. Geografis
Dusun Pentingsari berbentuk seperti semenanjung dimana sebelah barat terdapat lembah yang sangat curam yaitu kali Kuning dan sebelah selatan terdapat lebah yang berupak Goa Ledok / Ponteng dan Gondoran sebelah timur terdapat lembah yang curam yaitu Kali Pawon dan sebelah utara merupakan dataran yang dapat berhubungan langsung dengan tanah di sekeliling kelurahan Umbulharjo sampai ke pelataran gunung Merapi. Dusun Pentingsari terdiri dari dua dusun yaitu Bonorejo dan Pentingsari.
Sawah di Pentingsari
Sawah di Pentingsari
B. Obyek wisata
Desa wisata pentingsari memiliki banyak objek wisata, yaitu:


1. Pancuran Suci Sendangsari
Pancuran ini dipercaya oleh masyarakat dusun Pentingsari dan sekitarnya sebagai tempat bertemunya Dewi Nawang Wulan dan Joko Tarup bisa menyembuhkan berbagai penyakit dan membuat awet muda dengan minum atau cuci muka dengan air ini, lokasi obyek ini sangat dekat dengan nuansa mistis dan  nuansa keindahan   lembah sungai kuning.
Sendangsari
Sendangsari
2. Luweng
Luweng merupakan salah satu bukti betapa luasnya perjuangan Pangeran Diponegoro dalam mengusir penjajah Belanda di Yogyakarta, luweng  pada saat itu digunakan sebagai alat masak warga dusun Pentingsari dalam menyediakan konsumsi bagi tentara Pangeran Diponegoro, disamping sebagai tempat persembunyian bila dalam posisi terdesak.

3. Rumah Joglo
Rumah ini merupakan rumah adat di DIY dan Jawa Tengah. Rumah Joglo berada di  poros  Desa Wisata Pentingsari, disamping menampilkan  karakteristik keindahan dan budaya di rumah Joglo ini dapat digunakan sebagai tempat pertemuan, diklat, pentas seni dan budaya

Joglo Pentingsari
Joglo
4. Wisata Alam
Kondisi lingkungan di Dewi Peri masih sangat alami hembusan udara yang sejuk, rindangnya berbagai jenis tanaman, riuhnya suara ocehan burung di alam bebas, ramahnya penduduk desa bisa  dijumpai  di sepanjang jalan dusun Pentingsari, sementara di sisi yang lain hamparan sawah, berbagai jenis tamanan sayur-sayuran yang sudah dikelola dengan system yang baik oleh penduduk memberi warna keindahan tersendiri Desa Wisata Pentingsari.

5. Batu Dakon
Batu dakon yang ada di Dewi berbeda dengan batu dakon pada umunya yang biasa digunanakan untuk bermain anak-anak ,disamping memiliki nilai mistis batu dakon ini konon  masih ada kaitanya dengan obyek Luweng, batu ini dipercaya sebagai tempat mengatur setrategi perang dan meramal nasip   pada waktu perjuangan mengusir penjajah Belanda.

6. Batu Persembahan
Batu Persembahan dipercaya digunakan sebagai tempat persembahan kepada ular besar yang singgah di Ponteng yang dipercaya sebagai anak dari Baru Klinting yang singgah di Gunung Merapi, bentuk persembahan dipercaya seekor kera yang datang dari Gunung Merapi tiap bulan Suro ( bulan jawa)

7. Ponteng
Tempat pertemuan sungai Kuning dan Sungai Pawon ( tempuran ) di Ujung Selatan Dusun Pentingsari di percaya ada sebuah goa sebagai tempat singgahnya ular besar anak dari baruklinting.

8. Jalur Tracking
Kondisi alam di Desa Wisata Pentingsari yang diapait oleh Dua Sungai (Sungai Pawon dan Sungai Kuning ) sangat cocok untuk traking  remaja, anak-anak,dewasa dan orang tua dengan melewati jalur  susur sungai, melewati hamparan sawah, naik turun tebing dengan terowongan yang sangat unik dan indah, melewati ditengah rindangnya berbagai jenis tanaman kehutanan.

C. Lokasi
Peta Desa Wisata Pentingsari
Peta Desa Wisata Pentingsari
Kawasan wisata Yogyakarta Desa Wisata Pentingsari berada di kaki Gunung Merapi, Sleman, DIY. Lokasi ini berjarak 1,5 jam perjalanan dari Kota Yogyakarta. Anda dapat mencapai lokasi ini dengan melalui Jalan Kaliurang.

Salam Pro Travelista!

Baca juga: Wisata Candi Gratis di YogyakartaWisata Mainan Tradisional di Kampung Dolanan

https://haloosista.wordpress.com/2015/07/03/wisata-outbound-dan-training/